aku ini,
dalamnya sudah mati.
kau dah bunuh berkali-kali.
mana mungkin aku boleh untuk kali kedua dengan kau?
mana mungkin aku boleh senyum,bermanja,berlari sambil bergelak tawa semua?
sehinggalah,
pada suatu ketika,
aku terjumpa dia.
dan aku tahu, Tuhan mau aku hidup semula.
Tuhan beri aku peluang kedua.
Tapi, aku tak boleh duga,
Adalah kali ini bukan dusta?
peri pentingnya,
hati aku ini.
sudah tak percaya.
sudah tak betah.
sudah bodoh.
sudah buta,tuli,mati.
senyum aku ini,
kalau di selidik,
semuanya berbasi.
tawa aku ini,
kalau kau risik,
semuanya kias puisi.
sebab aku tak mau, manusia lain melihat aku dalam sedih.
aku tak mau manusia lain tau aku pedih.
rasa itu sial, kau tau?
sial.
And as usual.i was running around like crazy, trying to make as much happen from afar,without losing energy, perspective and my sense of humor.
Search This Blog
Thursday, 31 October 2013
Thursday, 24 October 2013
Surah kekasih
Betapa kerdilnya aku,
Selama ini tidak menghormatimu,
Padahal jutaan sejadah
Membentang dari Makkah hingga al-Mukarramah.
Minta selalu dibacakan surah kekasih,Al - Fath.
Subscribe to:
Posts (Atom)